javascript:void(0)

Monex Daily Update

Monex daily adalah merupakan informasi dan materi edukasi tentang Forex, Index dan Emas serta Option yang sangat berguna bagi para investor maupun calon investor yang ingin mengeksplorasi atau mengetahui tips, trik dan strategi dalam melakukan transaksi di pasar uang dan pasar modal. Di samping sebagai ajang komunikasi antar nasabah dengan trader, atau nasabah dengan nasabah atau juga trader dengan trader.
Bagi yang tertarik untuk mencoba platform/software Monex Investindo Futures (Forex & Index Asia) ataupun Monex International Investment (komoditi & Index Amerika) kami persilahkan untuk download.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi kami :

Business Development
PT. Monex Investindo Futures
Bali Branch
Jl. Teuku Umar Barat 168 B Denpasar-Bali
Telp. 0361-3003 999
email : bdevelop.bali@mifx.com

Visit us at:
www.mifx.com
www.monex-fx.com
The rate and other information rendered herein by research and development PT Monex Investindo Futures has been obtained from sources we believe reliable, but we can’t represent that they are complete and accurate. We are not responsible to any offer to sell or solicitation of an offer to purchase base on the rate and information contained.

Untuk melihat daily update Kalendar Ekonomi, silahkan melihat halaman paling bawah.

News on November 13th, 2008

RINGKASAN

1. Ekonomi AS menghadapi tekanan keuangan yang berat, meskipun kejatuhan harga komoditas mengurangi kekhawatiran akan inflasi.
2. OECD memprediksikan 30 negara maju akan memasuki resesi.
3. Intel Corp. menurunkan perkiraan penjualannya akibat anjoknya permintaan.
4. Melambatnya pertumbuhan produksi industri Cina menguatkan ancaman rendahnya pertumbuhan ekonomi akibat penurunan ekspor.
5. Kenaikan harga emas akan tertahan oleh penguatan dolar dan turunnya inflasi.

Fed's Plosser: Ekonomi AS Sedang Tertekan
Ekonomi AS menghadapi tekanan keuangan yang berat, meskipun kejatuhan harga komoditas seperti energi telah mengurangi kekhawatiran akan ekspektasi inflasi, kata pejabat Fed pada hari Kamis. "Kebijakan yang diambil oleh berbagai bank sentral dan pemerintah di beberapa negara telah mengurangi tekanan keuangan yang ada, tapi pasar keuangan memburuhkan waktu untuk kembali beroperasi normal," kata Presiden Fed of Philadelphia Charles Plosser pada pertemuan Economic Club di Pittsburgh. Akan tetapi, dia juga mengingatkan agar bank sentral tidak mengabaikan mandatnya untuk menjaga stabilitas harga. Sementara itu Gary Stern, Presiden Fed of Minneapolis mengutarakan bahwa Federal Reserve telah mengambil langkah yang dibutuhkan untuk meredakan krisis kredit terburuk, tetapi reformasi peraturan masih dibutuhkan.

OECD: Negara Maju Akan Mengalami Resesi
Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi AS, Jepang, dan Zona Euro pada hari Kamis dan mengutarakan bahwa 30 negara OECD akan memasuki resesi. "OECD memperkirakan penurunan GDP sebanyak 0.33% di 2009 tapi ketidakpastian sangatlah besar," kata lembaga think tank yang bermarkas di Paris ini. Setelah mengalami kontraksi tajam di kwartal keempat, dimana ekonomi dunia akan mengalami pertumbuhan hanya 2.8%, pendapatan nasional AS diestimasi jatuh 0.9% untuk tahun 2009 dari kenaikan 1.4% di 2008. Jepang dan Zona Euro juga akan menghadapi resesi. GDP Jepang akan melemah 1.0% di kwartal keempat dan tumbuh 0.1% untuk tahun 2009, sedangkan output Zona Euro akan menyusut 1.0% dan 0.5% untuk kedua periode tersebut. Meskipun bank sentral telah memotong suku bunganya secara agresif dalam beberapa minggu terakhir, OECD juga menginginkan agar pemerintah memberikan stimulus fiskal meskipun memiliki struktur hutang nasional yang besar.

Intel Memangkas Estimasi Penjualan Sebanyak $1 M Akibat Kemerosotan Ekonomi
Intel Corp., perusahaan chip komputer terbesar, menurunkan perkiraan penjualan kuartal ke-empatnya sekitar $1 milyar ditengah ``pelemahan signifikan'' pada permintaan seluruh lini produk-nya. Saham jatuh 6.8 % dalam perdagangan kemarin. Pendapatan diperkirakan mencapai $9 milyar, sedangkan marjin keuntungan diproyeksikan kecil, menurut Intel dalam pernyataan, Kamis. Intel, yang memproduksi chip 3/4 komputer dunia, menyebutkan bahwa pelanggan di seluruh dunia ``dengan agresif'' mengetatkan pesanan seiring jatuhnya penjualan. Sementara itu, Wal-Mart Stores Inc memberikan laporan keuangan yang lebih baik dari estimasi pasar, meskipun kembali menegaskan bahwa target pendapatannya di kwartal keempat mungkin tidak tercapai akibat penguatan dolar yang mengurangi nilai penjualan internasionalnya. Di lain pihak, Mizuho Financial Group berencana untuk menerbitkan saham versi preferred senilai $3.2 M untuk memulihkan struktur modalnya yang terpukul oleh krisis kredit global dan terpuruknya bursa saham.

Produksi Industri Cina Tumbuh Paling Lambat Dalam 7 Tahun
Produksi industri Cina tumbuh di laju paling lambat dalam tujuh tahun, ini menambah bukti bahwa negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia beresiko megalami perlambatan yang makin dalam akibat penurunan ekspor. Produksi menguat 8.2% di Oktober dari setahun lalu, menurut kantor statistik, setelah naik 11.4 % di September. Cina memotong pajak ekspor sebesar 28% kemarin, sehingga menambahkan total stimulus fiskal $586 milyar untuk mempertahankan pertumbuhan terkait resesi global. Ekonomi akan tumbuh 5.8% kuartal ini, laju paling lemah dalam 15 tahun, menurut Credit Suisse AG. ``Selain lemahnya permintaan pesanan, perusahaan telah menurunkan produksi untuk mengurangi persediaan barang karena prospek pertumbuhan yang lebih suram,'' ungkap Liao Qun, pimpinan pakar ekonomi pada Citic Ka Wah Bank di Hong Kong.

Penguatan Dolar Diperkirakan Akan Membatasi Kenaikan Harga Emas
Emas naik ke $734.30 pada hari Kamis seiring masuknya beberapa investor yang tertarik dengan murahnya harga di pasar, namun analis beranggapan kenaikan tersebut akan berakhir oleh penguatan dolar dan turunnya kekhawatiran inflasi. “Emas akan tertekan oleh penguatan dolar,” ujar Calyon, analis di Robin Bhar. “Pembelian safe haven akan kembali berlanjut menurunkan harga emas, seiring peralihan aset masyarakat kepada obligasi Amerika pada akhirnya akan menguatkan dolar,” paparnya.. Dolar mulai menguat sejak Agustus ketika pasar menyadari akan adanya krisis finansial dan perlambatan ekonomi yang tidak hanya terbatas pada Amerika. “Kami merevisi perkiraan emas lebih rendah yang dipicu oleh semakin dominannya faktor dolar sebagai penggerak harga emas,” seperti yang ditulis Goldman Sachs, Kamis. "Jika emas menembus level $700 per ons maka logam ini dapat terus melanjutkan penurunannya … seiring investor melikuidasi posisinya," tulis bank investasi Fairfax.

Klaim Pengangguran AS Mencapai 516,000, Tertinggi Dalam 7 Tahun
Jumlah pekerja Amerika yang mengisi klaim pengangguran naik menjadi 516,000, tertinggi sejak serangan teroris 11 September 2001, ungkap Departemen Tenaga Kerja Amerika, Kamis. Ini melebihi perkiraan sebanyak 484,000. Level seperti ini terakhir terlihat pada akhir bulan September 2001, ketika klaim pengangguran mencapai level 517,000. Pihak departemen menjelaskan bahwa tidak terdapat faktor khusus penyebab kenaikan klaim, namun catatan sebelumnya menunjukkan bahwa klaim pengangguran seringkali meningkat pada akhir tahun.

Suku Bunga Obligasi Pemerintah Eropa Turun ke Level Terendah Sejak September 2005
Suku bunga obligasi 2 tahun pemerintah zona eropa turun ke level terendah dalam tiga tahun terakhir di hari Kamis, terkait perkiraan investor akan adanya pemangkasan suku bunga kembali setelah Jerman mengkonfirmasi bahwa perekonomiannya sudah dalam masa resesi. Penurunan suku bunga obligasi jangka pendek lebih besar dibandingkan penurunan bunga obligasi dengan tempo 10 tahun, membuat perbedaan bunga ke level tertingginya dalam empat tahun terakhir. Suku bunga 2 tahun Schatz turun 6 basis poin kemarin ke level 2.219 persen. Ekonomi Jerman jatuh 0.5% di triwulan ketiga, lebih buruk dari perkiraan ekonom dan revisi penurunan di triwulan kedua.

Nakamura-BOJ: Ekonomi Jepang Akan Terus Memburuk
Ekonomi Jepang beresiko terus memburuk akibat gejolak finansial global yang memperlambat pertumbuhan di seluruh dunia, menurut anggota dewan bank sentral Seiji Nakamura. `` Interaksi negatif antara krisis keuangan dunia dan aktivitas ekonomi tengah memperlambat ekonomi dunia. Akibatnya, Jepang akan berada di masa penyesuaian ekonomi jangka panjang dan resiko penurunan ekonomi terus meningkat.'' ungkap Nakamura dalam pidato di Matsuyama.

Nikkei Terpukul ke Level Rendah 2 Minggunya Akibat Suramnya Pendapatan
Nikkei anjlok 5.3 persen ke penutupan terrendah dua minggunya di hari Kamis, dimana eksportir Sony Corp anjlok oleh penguatan yen dan kekhawatiran prospek pendapatannya setelah perusahaan elektronik top Amerika memperingatkan adanya ancaman profit. “Untuk beberapa sektor, prospek pendapatan tahun ini dan depan akan suram, pasar seperti menilai harga saham saat ini berdasarkan hal tersebut,” ujar Junichi Misawa, manejer dana senior di STB Management.

Bursa Saham Hong Kong Anjlok Ke Level Rendah Dua Minggunya
Bursa saham Hong Kong anjlok 5.2 persen di hari Kamis, terkait penurunan saham HSBC oleh kekhawatiran pengambilalihan perbankan Amerika dan terpuruknya saham HKEx seiring rendahnya laporan pendapatan triwulan perusahaan. “Meskipun Hong Kong menurunkan suku bunga utamanya, hal tersebut tidak banyak membantu properti. Permasalahannya, perbankan saat ini lebih berhati-hati pada penyaluran pinjaman dan mereka butuh uang tunai untuk keadaan darurat,” ujar Daniel Chan, strategis di DBS Bank.

0 comments:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio